Sebagai tempat membersihkan
diri,kamar mandi harus selalu dalam keadaan bersih. Bersih adalah hal yang
utama karena kondisi kamar mandi yang lembab, sangat memungkinkan bagi tempat
berkembang biaknya kuman dan bakteri. Oleh karena itu dibutuhkan pencahayaan
dan sirkulasi udara yang cukup. Selain itu, perilaku anda dalam memakai dan
merawat kamar mandi juga berpengaruh dalam menjaga kebersihan kamar mandi.
Kebersihan toilet sering kali terabaikan, apalagi toilet tersebut adalah toilet
umum. Nah, karena memang toilet ini berkaitan erat dengan tempat pembuangan
‘limbah’, maka sanitasi toilet sering sekali terabaikan. Mungkin dalam benak
kita, untuk memperoleh sanitasi yang baik akan membutuhkan biaya yang besar
sekali. Mungkin anda tidak pernah berpikir kalau merawat kebersihan wc
merupakan salah satu tindakan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan
lingkungan. namun tidak semua orang bisa merawat wc dengan baik. sehingga
mereka akan sembarangan ketika menggunakan wc. Banyak orang yang mengabaikan
kebersihan wc , padahal wc dapat dijadikan tolak ukur terhadap kebersihan
seseorang. Rawat dan bershikan wa di rumah anda agar tercipta kondisi
lingkungan yang sehat dan bersih. Kalau wc bersih dan sehat andapun akan nyaman
ketika menggunakanya. Dibawah ini yang perlu diperhatikan untuk kebersihan
toilet/WC :
|
Baca Juga :
|
· Ventilasi. Ini adalah hal
terpenting dari toilet. Jangan biarkan toilet Anda tanpa ventilasi. Jika
ternyata memang tidak berventilasi, pastikan toilet Anda memiliki exhaust fan.
· Bau kotoran. Bau menandakan
keberadaan kuman. Escherichia coli adalah kuman pembusuk yang menimbulkan gas
H2S.
· Bau kencing. Urine kita memiliki
kandungan amoniak. Ini merupakan zat beracun dan sangat tidak baik jika
terhirup, bukan saja karena aromanya yang menyengat, tapi juga amoniak sangat
beracun untuk pernafasan.
· Sanitasi air. Pada beberapa air
yang pernah saya temui, ternyata memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi.
Karakteristiknya adalah muncul noda-noda seperti karat pada dinding kamar
mandi. Noda ini sangat merusak dinding kamar mandi, yang pada gilirannya tempat
bersarangnya kuman.
· Penggunaan cairan pembersih kamar
mandi. Jangan menggunakan cairan pembersih kamar mandi secara berlebihan. Cara
kerja cairan pembersih itu selain mengangkat noda, juga membunuh kuman. Apabila
digunakan berlebihan, maka kuman pada saluran air dan septic tank akan mati
sehingga proses pembusukan kotoran akan menjadi terhambat. Akibatnya, saluran
air Anda akan terhambat, cepat penuh, dan sebagainya. Gunakan secukupnya.
· Gunakan soda api. Cara kerja soda
api adalah dengan merangsang pertumbuhan bakteri pembusuk di saluran pembuangan
sehingga saluran air tetap lancar. Gunakan 1x seminggu hingga 1x sebulan.
· Sikatlah kamar mandi Anda secara
rutin tiap hari. Kita tidak pernah tahu kuman apa saja yang berada di kamar
mandi. Selain itu, menyikat tiap hari akan membuat pekerjaan membersihkan kamar
mandi menjadi ringan. Luangkan waktu Anda 3-5 menit per hari untuk
melakukannya. Anda bisa menggunakan sabun, detergent, dan apa saja selain
cairan pembersih kimia. Kalau ada, carilah yang ramah lingkungan, tidak berbau,
dan tidak merusak bakteri pembusuk di saluran air.
· Lumut. Jangan biarkan kamar mandi
Anda berlumut. Lumut akan menguraikan dinding Anda menjadi tanah sedikit demi
sedikit. Selain tempat bersarangnya kuman, lumut akan menjadikan kamar mandi
Anda tampak kotor sekali.
· Sumbatan. Pastikan saluran air
Anda tidak tersumbat oleh benda-benda ‘aneh’ seperti sikat kamar mandi, sikat
gigi, sabun, pasta gigi, shampoo, botol, batu, sendal, sepatu, dan sebagainya.
Tidak ada cara untuk mengetahuinya selain membongkarnya. Jadi sebelum terjadi,
pastikan benda-benda tersebut tidak tersesat masuk ke dalam lubang WC Anda.
· Pintu kamar mandi. Gunakan pintu
kamar mandi yang terbuat dari bahan tidak basah dan tidak menyerap air seperti
bahan fiber. Hindari pemakaian pintu kamar mandi yang terbuat dari bahan kayu.
Kayu berpotensi menjadi basah, berlumut, sumber rayap, kecoa, lipan, dan
sebagainya.
· Penerangan. Jangan biarkan kamar
mandi Anda dalam keadaan gelap gulita, karena hal itu sangat tidak disukai oleh
pengguna kamar mandi. Tentu tidak nyaman sekali berada di dalam ruangan yang
sempit nan gelap seperti itu.
· Gunakan air, bukan tissue, untuk
membersihkan diri Anda sehabis menggunakan toilet. Tidak ada yang bisa
menggantikan fungsi irigasi air dalam membersihkan. Jadi tidak akan cukup
dengan menggunakan tissue, sabun, ataupun cairan pembersih lainnya.
· Hindari meletakkan barang-barang
di ATAS lantai kamar mandi. Sebaiknya sediakanlah tempat yang menggantung di
dinding kamar mandi. Jika menggunakan karpet, jangan biarkan terlalu lembah,
basah, dan berbau. Segeralah diatasi. Benda-benda di atas lantai kamar mandi
bisa menjadi sumber bau tak sedap.
Hindari adanya kolong-kolong di
kamar mandi. Sumber kolong ini banyak berasal dari bathtub, meja hias, dan
sebagainya.
· Gunakan kapur barus atau pewangi
kamar mandi yang ramah lingkungan untuk menghilangkan bau yang tak sedap. Anda
bisa juga menggunakan minyak aromaterapi yang baik untuk kesehatan. Semua
wewangian ini tidak disukai oleh bakteri dan makhluk-makhluk pengurai lainnya
(kecoa, lipan, dan sebagainya). Gunakan yang tahan lama. Tidak efektif
menyemprot kamar mandi dengan wewangian.
· Saat Anda membersihkan kamar
mandi dan mengalami kesulitan membersihkan kerak yang membandel, Pilihlah cairan
pembersih yang aman untuk kesehatan keluarga, salah satunya Wisklin. Pembersih
kerak wisklin bisa mengatasi kerak yang membadel, untuk info lebih lanjut, KLIKDISINI.
|
Baca Juga :
|



Komentar
Posting Komentar