Cara membersihkan keramik yang baru dipasang bisa dilakukan dengan
mudah, jika anda telaten dan tekun melakukannya. Keramik yang baru dipasang
seringkali terlihat agak kotor karena sisa-sisa semen yang berceceran dan
menempel sehingga akan cepat mengering jika dibiarkan saja. Untuk itu
diperlukan perhatian khusus terhadap hal-hal kecil seperti itu sekalipun.
Kotoran semen yang sudah mengering memang bisa menyatu dengan lantai keramik
atau perabot porselen lainnya. Dan jika sudah menyatu, tentu tak mudah
lagi untuk membersihkannya. Berbeda jika kita langsung membersihkan pada saat
noda semen tersebut masih baru dan basah. Tapi begitulah, sering kita
mengabaikan kotoran sepele dan menganggapnya mudah, padahal beberapa hari
kemudian kotoran tersebut menjadi biang penyebab kita sakit kepala. Ketika anda
dihadapkan dengan noda-noda bekas pemasangan keramik, tidak usah terlalu
khawatir jika anda cepat menanganinya. Sebenarnya keramik lebih mudah
dibersihkan jika noda-noda yang ada di permukaannya masih basah.
Jika anda sesegera mungkin melakukan pembersihan, maka anda akan
lebih merasa ringan dibandingkan membersihkan noda-noda yang sudah mengering.
Jika lantai
keramik atau perabot porselen kita terkena noda membandel seperti noda
semen yang telah mengering diatas, bukan hanya noda semen tapi juga
lumut, kerak, noda kusam pada keramik lantai, kamar mandi atau
kloset kita harus membersihkannya dengan hati – hati dan sabar agar
hasil bisa maksimal, sementara keramik atau porselen tidak rusak.
|
Baca Juga :
|
Banyaknya jenis dan tekstur
keramik yang beredar di pasaran tentunya akan berbeda-beda pula cara yang bisa
dilakukan dalam upaya melakukan pembersihan keramik tersebut. Jadi untuk
membersihkan keramik yang anda pasang, pahamilah terlebih dahulu tekstur dan
karakteristiknya. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai cara
membersihkan keramik yang baru dipasang. Yuk kita simak bersama-sama!
Berikut cara yang bisa anda
gunakan untuk membersihkan keramik yang baru dipasang dan mungkin bisa anda
jadikan sebagai bahan referensi, penjelasannya sebagai berikut :
Gunakan Sapu dan Kain Pel
Jika sisa semen dan kotoran yang
baru saja bercecer dilantai keramik, seketika langsung dibersihkan, kemungkinan
prosesnya akan terasa sangat mudah. Anda bisa langsung menyapunya terlebih
dahulu sampai benar-benar bersih. Setidaknya kotoran-kotoran yang terlihat
jelas bisa dibereskan terlebih dahulu. Selanjutnya anda bisa langsung melakukan
pengepelan untuk membersihkan debu-debu yang masih tertinggal sehingga akan
bersih dengan maksimal. Sangat disarankan memang sebaiknya melakukan
pembersihan seperti ini sesegera mungkin, agar tidak menyulitkan anda ketika
sudah mengering.
Gunakan Larutan Cuka Untuk
Membersihkan Permukaan Keramik
Larutan cuka pada dasarnya bisa digunakan untuk membantu
mengangkat noda seperti semen yang menempel dan sudah mengering pada keramik
anda. Semen untuk mencapai suatu titik pengeringan tidak membutuhkan waktu yang
terlalu lama. Jika semen berinteraksi dengan udara secara langsung, akan menjadi
sangat cepat mengeringnya. Hal ini membuat anda menjadi khawatir, karena takut
sisa-sisa semen yang berserakan di permukaan keramik akan sulit dibersihkan.
Terkadang ketika pemasangan keramik belum selesai, namun seringkali sisa-sisa
semen sudah terlebih dahulu mengering.
Penggunaan cuka sangat efektif digunakan dalam membantu
permasalahan semacam ini. Anda hanya perlu menyiramkan ke bagian-bagian yang
terdapat semen yang mengering. Diamkan beberapa saat agar semen berinteraksi
dengan baik dengan larutan cuka. Setelah semen terangkat anda bisa segera
membersikannya dengan sapu dan kain pel.
Gunakan Asam Clorida (HCL) Untuk
Membersihkan Permukaan Keramik
Untuk mengaplikasikan asam clorida anda bisa memasukkan larutan
tersebut ke dalam ember berisi air. Cukup anda masukkan beberapa sendok makan
agar tidak terlalu asam. Jika kondisi terlalu asam, dikhawatirkan akan merusak
bagian nat nya.
Siapkan kuas kecil dan celupkan ke dalam ember yang berisi larutan
tadi. Lalu oleskan ke bagian yang terdapat noda semen yang sudah mengering
ataupun noda-noda membandel lainnya. Diamkan beberapa saat agar larutan bisa
berinteraksi dengan maksimalSetelah beberapa waktu, anda bisa menggosoknya
dengan menggunakan sikat atau pun serabut kelapa. Disarankan lebih baik menggunakan
serabut kelapa untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal, karena serabut
kelapa lebih rapat dan padat, namun elastis sehingga bisa mengangkat semua noda
yang membandel tersebut. Selanjutnya siram dengan air bersih agar kotoran bisa
larut bersama air. Kemudian lakukan penggelapan dengan kain pel terlebih dahulu
dan lap kembali dengan lap kering yang bersih agar memperoleh hasil yang
memuaskan.
Apabila anda khawatir cairan HCL bisa merusak nat pada keramik,
anda bisa menggunakan cairan Wisklin. Pembersih yang ampuh membersihkan kerak
pada keramik dan tidak merusak nat pada keramik. Info selengkapnya bisa KLIKDISINI.
Gunakan Ampas Kelapa Sisa
Pembuatan Santan
Jika anda sedang memasak dengan menggunakan bahan dasar santan,
manfaatkanlah ampas kelapa yang sudah tidak digunakan untuk membersihkan
keramik anda yang baru dipasang ataupun keramik yang sudah lama untuk menjaga
dan merawat kondisi fisiknya agar tetap terlihat mengkilat serta bebas
noda-noda membandel.
Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah, anda hanya perlu
meletakkan ampas kelapa tersebut ke seluruh permukaan lantai. Diamkan beberapa
saat agar terjadi reaksi terlebih dahulu. Setelah dikira cukup, anda bisa
menggosok-gosokkannya dengan menggunakan tangan agar noda-noda yang membandel
bisa terangkat. Sapulah seluruh ampas kelapa tersebut jika sudah selesai proses
penggosokan. Bersihkan kembali dengan menggunakan kain pel untuk memperoleh
kebersihan yang lebih sempurna. Alhasil permukaan keramik anda akan lebih
mengkilat.
|
Baca Juga :
|


Komentar
Posting Komentar